Jambiklik.id, Muaro Jambi - Komisi II DPRD Kabupaten Muaro Jambi melakukan kunjungan kerja ke Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (27/4/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari strategi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dinilai sukses meningkatkan daya saing di wilayah tersebut.
Dalam agenda ini, rombongan menyambangi kantor DPRD Kota Padang serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat. Fokus utama mereka adalah menggali informasi mengenai program pembinaan yang mampu membawa produk lokal menembus pasar nasional hingga internasional.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Muaro Jambi, Ade Erma Suryani, mengakui bahwa sistem pembinaan UMKM di Kota Padang lebih maju dan terstruktur dibandingkan daerahnya. Menurutnya, keberhasilan pelaku usaha menembus pasar luas tidak lepas dari peran aktif pemerintah daerah dalam membangun ekosistem yang mendukung.
"Pembinaan dan sistem yang dibangun di Kota Padang sudah sangat baik, terutama dalam mendukung aktivitas ekspor dan impor UMKM," ujar Ade di sela-sela kunjungannya.
Kendati demikian, Ade tidak menampik bahwa kunjungan studi banding seperti ini sering kali mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Hal ini dikarenakan implementasi hasil kunjungan di daerah asal sering dinilai belum maksimal dan hanya menjadi agenda rutin tanpa dampak nyata.
Di Muaro Jambi sendiri, pelaku UMKM masih terjebak dalam persoalan klasik. Mulai dari pelatihan yang tidak berkelanjutan, minimnya pendampingan usaha yang intensif, hingga sulitnya mengakses pasar yang lebih luas. Ade berharap, ke depan ada perbaikan signifikan dalam pola pembinaan di Kabupaten Muaro Jambi agar lebih terarah.
"Kami siap mendukung pelatihan bagi pelaku UMKM agar produk lokal bisa berkembang dan memiliki daya saing lebih luas," tegas Ade.
Pihak DPRD berharap hasil dari "berguru" ke Kota Padang ini dapat segera diterjemahkan menjadi kebijakan konkret. Tujuannya jelas, agar produk asli Muaro Jambi tidak hanya jago kandang, tetapi mampu bersaing di kancah yang lebih besar dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.(*)











Social Plugin