JAMBIKLIK.ID, BERITA KERINCI — Suasana malam di wilayah Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, tampak ramai dipenuhi masyarakat yang menyaksikan latihan silat pedang anak-anak dalam rangka persiapan Kenduri Sko 2026.
Anak-anak dengan penuh semangat terlihat berlatih gerakan silat pedang yang menjadi salah satu tradisi budaya khas masyarakat Lima Desa Tanjung Pauh Mudik. Kegiatan tersebut turut disaksikan warga yang memadati pinggir jalan dan lokasi latihan.
Latihan rutin itu menjadi bagian dari upaya melestarikan adat dan budaya leluhur agar tetap dikenal oleh generasi muda sejak usia dini.
Depati Anum Anderson mengatakan, keterlibatan anak-anak dalam latihan budaya merupakan hal penting untuk menjaga keberlangsungan tradisi adat di masa depan.
“Kami ingin anak-anak sejak kecil sudah mengenal adat, budaya, dan tradisi daerahnya sendiri. Ini adalah warisan leluhur yang harus terus dijaga dan dilestarikan,” ujar Depati Anum Anderson.
Menurutnya, Kenduri Sko bukan hanya acara seremonial adat, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya kepada generasi muda.
“Kami bangga melihat semangat anak-anak yang ikut latihan. Semoga budaya ini terus hidup dan diwariskan sampai ke generasi berikutnya,” tambahnya.
Diketahui, Kenduri Sko 2026 akan digelar pada Juli mendatang dan melibatkan lima desa di bawah naungan Kedepatian Adat Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, yakni Desa Tanjung Pauh Mudik, Punai Merindu, Pancuran Tiga, Bukit Pulai, dan Sumur Jauh.
Berbagai penampilan budaya akan memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya Tari Iyo-Iyo, Mandian Sko, Silat Pedang, Tari Masal Kreasi, Tari Sikapur Sirih, hingga pertunjukan pakaian adat khas Kerinci.











Social Plugin