JAMBIKLIK.ID, BERITA SUNGAI PENUH – Munculnya tulisan “RSUD Mayjen H.A. Thalib JUARA” dalam sejumlah materi publikasi rumah sakit menuai perhatian dan tanggapan dari berbagai kalangan. Penggunaan kata “JUARA” yang ditempatkan berdampingan dengan nama rumah sakit dinilai perlu mendapat penjelasan agar tidak menimbulkan persepsi yang berbeda di tengah masyarakat.
Sejumlah pemerhati kebijakan publik menilai penambahan kata “JUARA” berpotensi menimbulkan pertanyaan mengenai identitas resmi rumah sakit. Pasalnya, rumah sakit tersebut secara resmi dikenal sebagai RSUD Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh sebagaimana tercantum dalam berbagai dokumen dan publikasi resmi.
Berdasarkan informasi yang tersedia pada media publikasi dan situs resmi rumah sakit, nama yang digunakan tetap RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh tanpa tambahan nomenklatur lain.
Menurut sejumlah pengamat, persoalan yang menjadi perhatian bukan terletak pada penggunaan slogan pelayanan, melainkan pada penempatannya yang berdampingan dengan nama resmi institusi sehingga berpotensi menimbulkan persepsi bahwa slogan tersebut menjadi bagian dari identitas rumah sakit.
“Jika itu slogan pelayanan tentu tidak menjadi persoalan. Namun ketika ditempatkan berdampingan dengan nama resmi rumah sakit, publik dapat mempertanyakan dasar dan tujuan penggunaannya,” ujar salah seorang pemerhati pemerintahan daerah.
Mereka juga mengingatkan bahwa rumah sakit daerah merupakan fasilitas pelayanan publik yang sebaiknya menjaga netralitas dari simbol, jargon, maupun identitas yang dapat dikaitkan dengan figur atau kelompok tertentu.
Selain itu, sejumlah pihak menilai identitas RSUD Mayjen H.A. Thalib perlu dijaga sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh yang namanya diabadikan menjadi nama rumah sakit tersebut.
“Nama Mayjen H.A. Thalib memiliki nilai sejarah dan merupakan bentuk penghormatan dari daerah kepada tokoh yang berjasa. Karena itu, identitas rumah sakit sebaiknya tetap dipertahankan sesuai nama resminya,” kata sumber tersebut.
Di sisi lain, masyarakat berharap manajemen rumah sakit terus memprioritaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, sarana dan prasarana, serta kesejahteraan tenaga kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak manajemen RSUD Mayjen H.A. Thalib maupun Pemerintah Kota Sungai Penuh terkait latar belakang penggunaan kata “JUARA” yang dicantumkan berdampingan dengan nama rumah sakit dalam materi publikasi tersebut.
Masyarakat berharap adanya penjelasan resmi dari pihak terkait agar tidak muncul beragam penafsiran di tengah publik, sekaligus untuk menjaga kejelasan identitas institusi pelayanan kesehatan milik daerah tersebut.











Social Plugin