Golkar Muaro Jambi Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Arang-arang, Asikin : Wujud Kepedulian Kami





Jambiklik.id, Muaro Jambi — Dua warga desa Arang-arang Kecamatan Kumpeh Ulu Ardiyansyah dan Yanto ditimpa kemalangan. Rumah yang mereka huni di RT 05 Dusun Kampung Baru habis dilalap di jago merah. 
Rabu (26/08/26), di lokasi kebakaran terlihat rombongan berseragam warna kuning khas partai Golkar. Mereka adalah rombongan dari DPD Golkar Muaro Jambi. 
Melalui program **Golkar Peduli**, jajaran pengurus DPD Golkar Muaro Jambi turun langsung menemui keluarga korban kebakaran di Desa Arang-Arang, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.
Kedatangan rombongan bukan sekadar menyerahkan bantuan. Mereka juga ingin merasakan langsung kesedihan dan kehilangan yang dialami keluarga korban akibat musibah kebakaran ini. 
Rombongan dipimpin Ketua DPD Golkar Muaro Jambi Asikin, didampingi Sekretaris DPD Golkar Sartono, Bendahara M. Ridho, SE, Kepala Sekretariat sekaligus Tenaga Ahli Fraksi Golkar Defi, serta Ketua Himpunan Wanita Karya (HWK) Muaro Jambi, RTS Ramadhani.
Asikin mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian Partai Golkar kepada masyarakat Muaro Jambi, khususnya warga yang sedang menghadapi musibah.
“Kami ingin ikut merasakan kesedihan dan kehilangan akibat bencana kebakaran ini. Golkar ingin terus berbuat untuk masyarakat Muaro Jambi,” ujar Asikin.
Menurut dia, bantuan tersebut tidak seharusnya dinilai dari besar kecilnya nominal. Meski kedatangan mereka dinilai terlambat, Asikin berharap niat baik tersebut tetap dapat memberikan manfaat bagi keluarga korban.
“Jangan dilihat dari nilainya. Walaupun mungkin dinilai atau dirasa terlambat, inilah bentuk kepedulian kami. Semoga bantuan ini bisa sedikit mengurangi beban yang dirasakan keluarga Yanto,” katanya.
Ia juga mengajak keluarga korban untuk tetap tabah menghadapi musibah tersebut.
“Yakinlah, di balik setiap kejadian pasti ada hikmahnya,” ujar Asikin.



Orangtua Korban: Terima Kasih Sudah Peduli

Orangtua Yanto yang menjadi tuan rumah menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan jajaran Partai Golkar.
Menurutnya, perhatian yang diberikan berbagai pihak menjadi penguat bagi keluarga setelah kehilangan akibat kebakaran.
“Ribuan terima kasih atas kunjungan dan bantuannya. Sudah peduli dengan musibah yang kami alami. Betul kata Bapak, ada hikmah di balik ini semua. Mudah-mudahan ke depan tidak terjadi lagi musibah seperti ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Arang-Arang Bahari mengaku bangga atas kehadiran para anggota dewan dan jajaran Partai Golkar yang datang langsung menemui warganya.
“Insya Allah tidak terlambat. Kami berterima kasih atas bentuk kepeduliannya terhadap warga kami,” kata Bahari.
Pemerintah desa, kata dia, juga telah berupaya membantu dengan membuka donasi bagi korban kebakaran. Donasi tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang kehilangan harta benda dalam musibah tersebut.



 Bantuan Juga Datang dari Pemerintah
Kepedulian terhadap korban juga datang dari sejumlah instansi, di antaranya Dinas Sosial, BAZNAS, dan BPBD Kabupaten Muaro Jambi.
Perwakilan instansi tersebut menyampaikan permohonan maaf karena bantuan baru dapat disalurkan setelah beberapa waktu.
“Kami minta maaf atas keterlambatan ini karena sesuatu dan lain hal. Tentunya kami datang ke sini juga untuk memberikan bantuan kepada korban musibah ini. Semoga keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan,” ujarnya.
Tak hanya pemerintah desa, Kecamatan Kumpeh Ulu juga ikut bergerak menggalang bantuan.
Camat Kumpeh Ulu, Junaidi, mengatakan pihaknya telah berusaha mengumpulkan donasi dari berbagai pihak, mulai dari uang tunai, pakaian, hingga kebutuhan lainnya.
“Ini wujud kepedulian kami. Berapa pun jumlahnya tentu tidak akan bisa mengganti musibah yang dialami. Namun, kami berusaha membantu meringankan beban keluarga korban,” kata Junaidi.


Bantuan yang dihimpun pihak kecamatan belum seluruhnya dapat dibawa ke lokasi karena proses pengumpulan masih berlangsung.
Musibah kebakaran tersebut kini tidak hanya menyisakan kerugian material, tetapi juga menjadi momentum tumbuhnya solidaritas masyarakat. Bantuan dari partai politik, pemerintah, dan warga diharapkan dapat membantu keluarga korban bangkit dan menjalani kehidupan kembali setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda.