17 Tahun Konsisten Gelar Ifthar Gratis, Tradisi Berbagi yang Jadi Inspirasi Ramadhan di Jambi

 


JAMBIKLIK. ID, JAMBI — Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan Diniyyah Al-Azhar dengan tradisi tahunan penyediaan hidangan berbuka puasa gratis bagi masyarakat. Program sosial yang telah berjalan selama 17 tahun ini menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan warga sekitar maupun para musafir yang melintas di kawasan Sungai Kambang, Kota Jambi.

Ramadhan dikenal sebagai bulan penuh ampunan, bulan turunnya Al-Qur’an, sekaligus momentum dilipatgandakannya pahala. Karena itu, umat Islam di berbagai belahan dunia berlomba-lomba memperbanyak amal kebaikan. Di Mesir, misalnya, dikenal tradisi *Maidaturrahman* atau jamuan buka puasa gratis untuk masyarakat umum sebagai simbol kasih sayang dan solidaritas sosial. Tradisi tersebut menginspirasi banyak komunitas Muslim di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Sejak 2010, Diniyyah Al-Azhar konsisten menghadirkan kegiatan serupa dengan menyediakan hidangan berbuka puasa gratis setiap hari selama Ramadhan. Program ini terbuka bagi siapa saja tanpa registrasi maupun kupon, mulai dari masyarakat sekitar, mahasiswa, pekerja, hingga kaum dhuafa. Setiap sore sejak pukul 17.00 WIB, warga mulai berdatangan hingga menjelang salat Isya’.


Panitia menyiapkan sedikitnya 200 porsi makanan setiap hari dengan menu berganti-ganti, seperti ayam, ikan, telur, serta hidangan khas Nusantara lainnya. Penyajian dilakukan layaknya acara kenduri dengan prasmanan stainless steel dan suasana dekorasi bernuansa Timur Tengah yang dihiasi lampu-lampu khusus Ramadhan di halaman utama Kampus II Diniyyah Al-Azhar Sungai Kambang.

Ketua Panitia Maidaturrahman 2026, Aulia, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud kebahagiaan berbagi kepada sesama di bulan penuh berkah. Ia menegaskan seluruh kegiatan terlaksana berkat partisipasi sedekah dari guru, karyawan, wali murid, serta siswa yang telah dipersiapkan sejak tiga bulan sebelum Ramadhan.

Dalam hadis Nabi Muhammad SAW disebutkan, *“Barangsiapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.”* (HR. Tirmidzi, Ahmad, dan Ibnu Majah). Nilai inilah yang menjadi motivasi utama penyelenggara dalam menjaga konsistensi program sosial tersebut.

Pihak panitia menilai kegiatan berbagi ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi siswa agar terbiasa bersedekah, peduli, dan melayani masyarakat. Mereka berharap program tersebut dapat terus berlangsung setiap tahun dan menjadi inspirasi bagi banyak lembaga lainnya.

Diniyyah Al-Azhar sendiri berlokasi di jantung Kota Jambi, tepatnya di kawasan strategis antara pusat pemerintahan dan pusat bisnis di sepanjang Jalan Kolonel Amir Hamzah. Kampus kota Jambi merupakan cabang pertama lembaga pendidikan ini yang telah berdiri selama 38 tahun, tersertifikasi sebagai cabang resmi Al-Azhar Mesir serta menerapkan kurikulum Cambridge. Dengan berbagai inovasi dan prestasi, institusi ini berkembang menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam terbesar dengan unit pendidikan terlengkap di Provinsi Jambi

Tradisi Ifthar gratis yang konsisten digelar selama hampir dua dekade tersebut kini tidak hanya menjadi kegiatan sosial, tetapi juga simbol kepedulian, kebersamaan, dan nilai kemanusiaan yang hidup di tengah masyarakat.

Editor: Ari Widodo